blog keren


Kegiatan belajar, tidak lepas dari kegiatan membaca. Karenanya, kemampuan untuk dapat membaca sangat penting untuk dikuasai. Apalagi, jika kemampuan membaca yang baik yang telah dimiliki, dapat diterapkan lagi dengan menggemari kegiatan membaca tersebut dan menjadikan sebuah kebiasaan. Farida Rahim (2005: hal. 1) mengungkapkan bahwa proses belajar yang efektif antara lain dilakukan melalui membaca. Masyarakat yang gemar membaca memperoleh pengetahuan dan wawasan baru yang akan semakin meningkatkan kecerdasannya sehingga mereka lebih mampu menjawab tantangan hidup pada masa mendatang.
Sementara menurut Alison Garton dan Chris Pratt (1998: 258), membaca adalah kemampuan dasar yang dapat menopang proses belajar di sekolah dan dapat memberikan kesempatan untuk belajar melalui kehidupannya.
Burn, dkk. (dalam Farida Rahim, 2005: hal. 1) mengemukakan bahwa kemampuan membaca merupakan sesuatu yang vital dalam suatu masyarakat terpelajar. Namun, anak-anak yang tidak memahami pentingnya belajar membaca tidak akan termotivasi untuk belajar. Belajar membaca merupakan usaha yang terus-menerus, dan anak-anak yang melihat tingginya nilai (value) membaca dalam kegiatan pribadinya akan lebih giat belajar dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menemukan keuntungan dari kegiatan membaca.
Menurut Marshall (1982), keuntungan dari membaca buku bagi anak-anak, di antaranya: pertama, dapat mengembangkan proses pemikiran, imajinasi, kecerdasan, perbendaharaan kata, bahasa, stimulus sosial dan emosional, pengetahuan, persepsi mental dan visual. Kedua, melalui buku, anak memiliki akses pada pemikiran masyarakat dan pengalaman, dan melalui keahlian dalam membaca, anak dapat mengambil bagian dari berbagai aspek secara praktik dalam kaitannya dengan masyarakat melek media.